![]() |
| mengisi waktu libur sekolah di Mobil Perpustakaan |
![]() |
| Mencari Informasi lewat media Buku |
” Hari Kunjung Perpustakaan, mungkin dari beberapa teman mahasiswa ilmu perpustakaan belum tahu kapan hari kunjung perpustakaan diperingati ? ” dan sebagian besar masyarakat Indonesia barangkali juga tidak banyak yang mengetahui bahwa setiap tanggal 14 September adalah peringatan Hari Kunjung Perpustakaan. Hari Kunjung Perpustakaan diperingati dengan maksud membangun kedekatan antara perpustakaan dengan masyarakat, menciptakan masyarakat yang gemar membaca dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Berbicara mengenai kedekatan antara masyarakat dengan perpustakaan memang masih banyak yang perlu dibenahi. Hingga saat ini, minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan masih dikatakan rendah, itu dikarenakan model perustakaan selama ini kurang menarik dari sudut pandang masyarakat kita, itu tidak terjadi ketika perpustakaan dikemas dalam sebuah mobil dengan sejumlah koleksi buku " Mobile Library " atau sebuah cafe dengan sejumlah koleksi buku " Cafe Ilmu " yang menarik perhatian masyarakat tentunya.
Rendahnya minat berkunjung ke perpustakaan hampir selalu dikaitkan dengan rendahnya minat baca masyarakat, padahal kalau kita mau telusuri didaerah pelosok di indonesia, orang belum dapat menikmati sarana dan prasarana untuk membaca atau bahan bacaan, namun mereka sudah dikatakan minat bacanya rendah, ini merupakan sebuah penilaian yang tidak obyektif.
Berbicara mengenai kedekatan antara masyarakat dengan perpustakaan memang masih banyak yang perlu dibenahi. Hingga saat ini, minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan masih dikatakan rendah, itu dikarenakan model perustakaan selama ini kurang menarik dari sudut pandang masyarakat kita, itu tidak terjadi ketika perpustakaan dikemas dalam sebuah mobil dengan sejumlah koleksi buku " Mobile Library " atau sebuah cafe dengan sejumlah koleksi buku " Cafe Ilmu " yang menarik perhatian masyarakat tentunya.
Rendahnya minat berkunjung ke perpustakaan hampir selalu dikaitkan dengan rendahnya minat baca masyarakat, padahal kalau kita mau telusuri didaerah pelosok di indonesia, orang belum dapat menikmati sarana dan prasarana untuk membaca atau bahan bacaan, namun mereka sudah dikatakan minat bacanya rendah, ini merupakan sebuah penilaian yang tidak obyektif.










